by

Antisipasi Banjir, Anak Buah Anies Akui Pengerukan Lumpur Tak Kunjung Tuntas

-Nasional-43 views



IDEANEWSINDO.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) mengakui salah satu mitigasi bencana banjir yang tak kunjung tuntas dikerjakan adalah pengerukan lumpur untuk menambah daya tampung sungai, kali dan waduk pada musim hujan.

Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Dudi Gardesi mengatakan, pengangkatan sedimen ini tak kujung selesai lantaran lumpur yang mengendap di setiap sungai bakal kembali muncul dalam jangka waktu tertentu pasca pengerukan.

“Kalau dihitung kapan selesai, ini merupakan pekerjaan seperti motong rumput di jalan tol. Kalau kita mulai potong di kilometer 0 dan selesai di kilometer 60, rumput di kilometer 0-nya sudah tumbuh lagi. Pengerukan itu seperti itu siklusnya,” kata Dudi sebuah diskusi daring, Kamis (28/1/2021).

Satu-satunya jalan supaya daya tampung pada sungai, kali dan waduk ini bisa bertambah pada musim hujan, lanjut Dudi, maka pengerukan lumpur harus di kerjakan secara berkesinambungan dan tidak boleh berhenti di satu titik saja.

 “Jadi memang ada yang terkonsentrasi, ada yang memang sporadis. Sehingga, semuanya kita jalankan,” ungkap dia.

Dudi mengatakan, hingga tahun 2020 pengangkatan sedimen sudah dilakukan di  23 waduk, dengan volume pengerukan 446402,95 m3.

Lalu, untuk pengerukan kali, total sebanyak 93 lokasi, dengan volume pengerukan 279967,493 m3. Sementara itu, saluran penghubung yang sudah dikeruk sebanyak 390 saluran, dengan volume pengerukan 121002,6 m3.

“Itu untuk tahun 2020 ya, pada tahun-tahun sebelumnya juga sudah dilakukan pengerukan di lokasi lainnya,” pungkasnya.

s: akurat.co



Source link

Comment