by

Bertubi dan Strike! Eks Ketum FPI dan Menantu Rizieq Ditahan, Ustaz Maaher Meninggal, Praperadilan Terancam Gugur

-Nasional-34 views



IDEANEWSINDO.COM – Hari ini, Senin (8/2/2021), menjadi hari paling tak mengennakkan bagi para eks Front Pembela Islam (FPI).

Setidaknya ada tiga kabar terkait ormas yang sudah dibubarkan oleh pemerintah pada akhir Desember 2020 lalu.

Pertama, polisi telah merampungkan tiga perkara yang menyeret Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka.

Pelimpahan tersangka dan barang bukti telah dilakukan pada Senin (8/2) siang tadi.

Pada pelimpahan tersebut, HRS bersama tersngka lainnya langsung ditahan.

“Habib dan menantu serta lima tersangka kasus di Petamburan ditahan,” kata Kuasa hukum Habib Rizieq, Aziz Yanuar kepada JPNN, Senin (8/2/2021) malam.

Dari total delapan tersangka, ada satu yang tidak ditahan, yakni Dirut RS Ummi Bogor Andi Tatat.

“Alhamdulillah Dirut (RS Ummi) tidak ditahan,” tambah Aziz.

Aziz pun menunjukan surat penahanan yang dikeluarkan pihak Kejaksaan.

Dari surat itu diketahui Habib Rizieq dan tersangka lainnya ditahan di Rutan Bareskrim Polri sejak 8 Februari hingga 27 Februari 2021.

“Iya ditahan di Rutan Bareskrim Polri,” imbuh Aziz.

Untuk diketahui, selain Rizieq Shihab, ada lima orang lainnya yang dijadikan tersangka dalam kasus kerumunan di Petamburan.

Mereka adalah Ketua Umum FPI Shabri Lubis (SL) selaku penanggung jawab acara, Haris Ubaidillah (HU) selaku Ketua Panitia, Ali bin Alwi Alatas (A) selaku Sekretaris Panitia.

Lalu Panglima LPI Maman Suryadi (MS) sebagai penanggung jawab keamanan, dan Habib Idrus (HI) sebagai kepala seksi acara.

Kemudian, kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan di acara peletakan batu pertama di Pondok Pesantren Markaz Syariah Agrokultural, Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Selanjutnya, kasus dugaan menghalang-halangi penanggulangan wabah terkait pelaksanaan tes swab di RS Ummi Bogor.

Dalam kasus ini penyidik Dit Tipidum Bareskrim Polri juga menetapkan menantu Habib Rizieq, Hanif Alatas serta Direktur RS Ummi Bogor Andi Tatat sebagai tersangka.

Sementara, Ustaz Maaher At-Tahuwailibi alias Soni Ernata meninggal dunia di rutan Bareskrim Polri, Senin (8/2/2021).

Kabar tersebut dibenarkan kuasa hukum Maaher, Djudju Purwantoro dihubungi wartawan.

“Betul, beliau meninggal sekira jam 7 malam di Rutan Mabes Polri,” ungkap dia.

Usai meninggal dunia, jenaza Maaher langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Sekitar jam 8 dibawa ke RS Polri. Ba’da Isya. Sekarang saya menuju RS Polri Kramat Jati,” sambungnya.

Disebutkan Ustaz Maaher meninggal dunia karena sakit dan sempat dirawat di RS Polri.

Namun sekitar seminggu yang lalu, kliennya kembali menjalani penahanan di Rutan Bareskrim.

“Dan 3 hari lalu sudah dialihkan dilimpahkan ke kejaksaan,” kata dia.

Sebagai kuasa hukum, dirinya juga sempat mengajukan permintaan agar Ustaz Maaher dirawat di rumah sakit.

“Kamis saya sudah saya mintakan beliau dirawat, karena melihat kondisi sakit,” terang dia.

Di sisi lain, gugaran praperadilan yang diajukan Habib Rizieq Shihab ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, terancam gugur dengan sendirinya.

Pasalnya, kasus pelanggaran protokol kesehatan yang ditangani Bareskrim Polri segera masuk ke tahap persidangan.

Hal itu dikarenakan berkas perkara dinyatakan lengkap dan segera dilakukan pelimpahan tahap II dari Polri ke Kejagung.

Ini adalah gugatan praperadilan kedua yang diajukan Rizieq Shihab atas penangkapan dan penahanan terhadap dirinya.

Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait kasus kerumunan di Petamburan.

Dalam gugatan praperadilan sebelumnya, hakim tunggal menolak gugatan praperadilan tersebut pada 12 Januari lalu.

s: pojoksatu.id



Source link

Comment