by

Cerita Bahlil Sarungan Eksekusi Investasi Mangkrak di Desa Miliarder

-Bisnis-135 views


VIVA – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan caranya mengeksekusi investasi yang sempat mangkrak selama empat tahun. Investasi itu adalah proyek joint venture antara Pertamina dan Rosneft asal Rusia senilai Rp211,9 triliun di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Bahlil menjelaskan, investasi kilang itu terhambat karena pembebasan lahan seluas 800 hektare yang tidak terselesaikan. Hal itu diungkapkannya dalam rangkaian acara Musyawarah Daerah (Musda) XIV Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Badan Pengurus Daerah (BPD) Jawa Timur yang digelar di Surabaya, Jawa Timur.

“Terpaksa saya datangi dengan cara HIPMI. Saya datangi Tuban, pakai sarung, minum kopi, tidak pakai protokol. Kita selesaikan. Makanya ada desa miliuner itu. Itu akibat dari bayar tanah. Bukan ganti rugi tapi ganti untung. Itu transparan dan kita awasi. Dan menyelesaikan urusan tanah di Indonesia, kampusnya di HIPMI,” kata Bahlil dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 25 Maret 2021.

Source link

Comment