by

Dosa Bagi Kita Kalau Diam Saja

-Politik-34 views


Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerukan perlawanan kepada Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang mengambilalih kepemimpinan yang sah melalui Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal di Deliserdang, Sumatera Utara.



Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, seruan AHY itu disampaikan di hadapan ketua atau perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat se-Indonesia yang hadir di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Minggu sore (7/3).

Menurut AHY, pihak-pihak yang berada dalam gerakan pengambilalihan kekuasaan Partai Demokrat (GPK PD) dengan tidak sesuai dengan sejarah aturan dan konstitusi serta AD/ART Demokrat dianggapnya sebagai gerombolan yang tidak memiliki etika dan moral hukum.



“Tentu wajib bagi kita untuk?” teriak AHY yang disambut teriakan “lawan” dari para kader yang hadir di Auditorium Yudhoyono.
Karena kata AHY, jika membiarkan adanya kejahatan, menurutnya adalah sikap yang mengakibatkan dosa.

“Kalau ada kejahatan, pelanggaran hukum dibiarkan di negeri kita, di pekarangan rumah kita, dosa bagi kita kalau kita diam saja. Buruk bagi rakyat kalau kita tidak berani bersuara,” tegas AHY.





Source link

Comment