by

Elon Musk Akan Tutup Pabrik Jika Mobil Tesla untuk Mata-matai China

-Bisnis-33 views


VIVA – CEO Tesla Elon Musk membantah mobil yang diproduksi digunakan untuk memata-matai China. Ia bahkan berjanji tidak akan membocorkan data yang dihimpun dari kendaraan listrik buatannya kepada pihak pemerintah di China, Amerika Serikat, atau negara mana pun.

Hal itu diungkapkan Musk dalam Forum Pembangunan China (CDF) yang digelar melalui saluran video dikutip Minggu, 21 Maret 2021. Menurutnya, ada tuntutan yang sangat kuat baginya dalam menjaga kerahasiaan informasi apa pun.

“Jika Tesla menggunakan mobil untuk melakukan mata-mata di China atau di mana pun, kami akan tutup pabrik itu,” ujarnya.

CDF merupakan pertemuan bisnis tingkat atas yang digelar oleh Dewan Negara di Beijing pada 18-20 Maret 2021. Musk memberikan pernyataan tersebut beberapa jam setelah pihak militer China melarang mobil merek Tesla memasuki kawasan militer untuk mencegah ancaman keamanan karena di dalam mobil tersebut terpasang kamera dan sensor ultrasonik yang bisa meng-ekspose lokasi target.

Dalam mengutamakan faktor keamanan penggunanya dengan menerapkan teknologi dan industri masa depan, Musk menekankan pentingnya mematuhi regulasi. Ia menyebutkan bahwa kecerdasan artfisial (AI) merupakan tantangan tersendiri.

“Meskipun manusia dan AI memiliki banyak kesamaan, AI memiliki bandwidth yang tidak terbatas, jadi AI akan jauh lebih bertenaga,” ujarnya dikutip beberapa media di China dan Hong Kong.

Source link

Comment