by

Fahri Hamzah Siap Berkolaborasi dengan Gibran Rakabuming Raka

-Nasional-26 views



IDEANEWSINDO.COM – Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah menemui Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Sabtu (27/3).

Fahri dan Gibran membahas berbagai persoalan dalam pertemuan yang dilakukan di Rumah Dinas Wali Kota Surakarta Loji Gandrung Solo, itu.

Menurut Fahri, dalam pertemuan itu Gibran banyak menyampaikan mimpinya untuk membangun Kota Solo ke depan. 

Mantan wakil ketua DPR ini pun menegaskan siap berkolaborasi dengan Gibran terkait pengelolaan kota. Oleh karena itu, Fahri menawarkan konsep yang dimiliki Partai Gelora kepada putra Presiden Jokowi itu.

“Kami tadi berdiskusi tentang masa depan, tentang pengelolaan kota. Kami di Partai Gelora juga menawarkan konsep yang kami gunakan dalam tagline kami berkolaborasi tentunya dengan beliau,” kata Fahri Hamzah saat mengunjungi Gibran.

Politikus asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu juga menitip pesan kepada Gibran sekaligus berharap agar dari Kota Solo bisa lahir pesan rekonsiliatif.

“Dinamika bangsa perlu contoh sesungguhnya agar rakyat bersatu. Solo jadi contoh dinamika politik harus diakhiri. Kami juga menyepakati ke depan akan sering ngobrol,” katanya.

Fahri juga mengucapkan selamat kepada Gibran atas keberhasilan di Pilkada 2020. Dia mengapresiasi Gibran yang mampu mewakili generasi baru berhasil menjadi pemimpin di sebuah daerah.

“Beliau salah satu wali kota yang paling muda di Indonesia sekarang mewakili generasi baru memimpin sebuah kota yang sangat dikenal dan mengambil tagline The Spirit of Java. Menurut saya, Solo juga merupakan jiwanya bangsa Indonesia,” ungkap Fahri.

Dia juga mengaku tidak pembicaraan mengenai kemungkinan akan menarik Gibran bergabung ke Partai Gelora. “Cuma ngobrol saja. Tentu saya titip partai kami (Gelora) ingin berpartisipasi di sini,” kata Fahri.

Lebih lanjut Fahri mengaku meminta kepada Gibran menikmati seluruh proses yang ada sehingga bisa mematangkan sebagai seorang politikus. “Saya tadi bilang, nikmati saja dulu,” kata Fahri.

Dia menambahkan bahwa menjadi politisi itu tentu harus berproses. Menurutnya, kemampuan mengelola keadaan akan dinilai oleh rakyat.

“Saya bilang kita ini generasi baru Indonesia, sisa konflik dari masa lalu sebaiknya generasi kita tidak perlu mewarisi itu. Intinya kan membangun bangsa, kadang friksi berasal dari ideologi yang tidak rasional. Mudah-mudahan mulai dari Solo friksi dikurangi,” katanya.

Sementara, Gibran menyatakan tidak ada pembicaraan serius, termasuk soal politik, dalam pertemuanya dengan Fahri Hamzah tersebut.

Dia mengaku sekadar ngopi saja bersama Fahri.

“Enggak ada pembicaraan politik, enggak ada pembicaraan serius, namanya menjalin silaturahmi,” ungkapnya.

Gibran pun memberi jawaban saat dimintai tanggapan atas sikap Fahri yang terkenal kritis.

Menurut Gibran, sikap tersebut justru dibutuhkan oleh bangsa Indonesia.

“Pak Fahri memang kritis, beliau kasih masukan yang baik. Biar bagaimanapun beliau saya anggap sebagai ‘role model’,” pungkas Gibran Rakabuming Raka.

s: jpnn.com



Source link

Comment