by

Global Bervariasi, Produk Antam Melorot

-Bisnis-47 views


VIVA – Harga emas internasional bervariasi pada pembukaan perdagangan awal pekan ini setelah merosot lebih dari 4 persen pada sesi sebelumnya. Dolar menguat karena imbal hasil obligasi AS tinggi membuat daya tarik investasi emas menurun.

Dilansir dari CNBC, Senin 11 Januari 2021, harga emas turun 0,2 persen menjadi US$1.844,51 per ons. Setelah pada pekan lalu menyentuh level terendahnya sejak 15 Desember 2020.

Sementara itu, emas berjangka AS mengalami kenaikan. Logam kuning negara Paman Sam itu naik 0,5 persen menjadi US$1.844 per ons.

Baca juga: BNI Tetap Buka di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Emas domestik

Di dalam negeri, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini dibanderol seharga Rp952 ribu per gram. Harga emas Antam turun Rp2.000 per gram dibandingkan dengan perdagangan terakhir akhir pekan lalu.

Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, pembelian kembali atau buyback ditetapkan seharga Rp833 ribu per gram. Harga itu turun Rp5.000 per gram.

Adapun untuk harga emas berdasarkan ukuran, yakni lima gram dijual Rp4,35 juta, 10 gram Rp9,01 juta, 25 gram Rp22,42 juta, dan 50 gram Rp44,75 juta.

Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp89.81 juta, 250 gram Rp223,26 juta, dan emas 500 gram Rp446,32 juta.

Selanjutnya, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu 0,5 gram dibanderol Rp528 ribu dan 1.000 gram senilai Rp896,6 juta.

Antam juga mencatat hanya ukuran 3 dan 100 gram saja yang tersedia di butik Logam Mulia. (art)

Source link

Comment