by

Harga Gas US$6 Per MMBTU Dinilai Rugikan Investor PGN

-Bisnis-33 views


VIVA – Kinerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN memburuk selama 2020. Hal itu disebabkan oleh penurunan konsumsi gas akibat pandemi COVID-19 dan kebijakan penetapan harga gas US$6 per MMBTU kepada industri tertentu sejak April 2020.

Hal tersebut diungkapkan oleh Analis Pasar Modal dari Finvesol Consulting Fendi Susiyanto dalam keterangan tertulisnya yang dikutip dari Antara, Rabu 14 April 2021.

Menurut dia, sangat masuk akal jika kerugian PGN disebabkan akibat dari harga gas US$6 per MMBTU yang bisa mencapai US$100 juta. Sebab, mayoritas pengguna gas PGN adalah penerima manfaat harga gas itu. 

“Sementara pemerintah tidak memberikan insentif ataupun subsidi sesuai yang diamanatkan dalam regulasi. Situasi sangat merugikan PGN, termasuk investornya di pasar modal,” jelas Fendi.

Fendi mengatakan dari kaca mata investor, salah satu hal penting yang menjadi dasar untuk mengambil keputusan investasi saham adalah melihat model bisnis dengan potensi margin yang menguntungkan. Hal itu menjadi faktor pendorong nilai perusahaan akan meningkat jangka panjang.

Secara model bisnis, lanjut Fendi, PGN sebenarnya merupakan emiten dengan fundamental dan prospek bisnis yang menarik. Sebagai inisiator dan pengembang infrastruktur gas bumi, PGN saat ini menguasai lebih dari 80 persen jaringan gas bumi di seluruh Indonesia. 

Namun dari total produksi gas nasional sebanyak 6.889 BBTUD, PGN mentransportasikan gas sebesar 1.930 BBTUD, sekitar 28 persen dan baru mengalirkan niaga gas sekitar 900 BBTUD atau sekitar 15 persen.

Source link

Comment