by

Isu Suntikan Vaksin Jokowi Palsu, Abdillah Toha: Tidak Mungkin Presiden Mau Mencelakakan Rakyatnya

-Nasional-23 views



IDEANEWSINDO.COM – Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Abdillah Toha menilai soal keputusan Presiden Joko Widodo jadi yang pertama disuntik vaksin merupakan cara dia untuk meyakinkan publik vaksin yang didatangkan dari China ini aman digunakan. 

Entah siapa yang ia maksudkan soal pembenci Jokowi, dalam cuitannya ini Abdillah Toha yakin Jokowi tidak akan disuntik dengan vaksin palsu.

“Presiden Jokowi ingin meyakinkan publik bahwa vaksin aman dengan bersedia disuntik pertama. Dasar pembenci, ada yang menebar isu suntikan ke Jokowi nanti suntikan palsu,” kata Abdillah Toha dikutip dari akun Twitter @AT_AbdillahToha yang dikutip AKURAT.CO, Sabtu (19/12/2020).

Menurutnya, pihak yang menuduhkan atau memfitnah Jokowi maka otaknya sudah bermasalah karena perkara membenci. 

“(Jika disuntik palsu) Artinya presiden berniat mencelakakan rakyatnya sendiri. Sungguh manusia dengan otak yang sudah sangat rusak karena benci,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, orang nomor satu di Indonesia ini mengumumkan vaksin Covid-19 akan diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.

“Hari ini saya ingin menyampaikan perkembangan vaksin Covid-19. Jadi, setelah menerima banyak masukan dari masyarakat, dan setelah melakukan kalkulasi ulang, melakukan penghitungan ulang mengenai keuangan negara, dapat saya sampaikan bahwa vaksin Covid-19 untuk masyarakat adalah gratis. Sekali lagi gratis. tidak dikenakan biaya sama sekali,” katanya melalui akun YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi menegaskan bahwa dirinya menjadi orang pertama yang akan diberi vaksin gratis itu. Pernyataan Jokowi itu sekaligus menjawab keresahan publik ihwal orang-orang yang akan diberi vaksin pertama kali.

“Saya juga ingin tegaskan lagi nanti saya yang akan jadi penerima pertama di vaksin pertama kali hal ini untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman,” ujarnya.

s. akurat.co



Source link

Comment