by

Kami Tidak Ingin Hanya Jadi Penonton Ibukota Negara

-Politik-24 views




Di lokasi tersebut, LaNyalla mendengar langsung aspirasi yang disampaikan Camat Sepaku, Ridwan Abdul dan sejumlah kepala desa setempat.

Kepada Ketua DPD RI, warga yang juga didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Mulyadi menyampaikan agar pemerintah pusat memperhatikan akses infrastruktur di Kalimantan Timur yang masih belum sepenuhnya memadai sebagai wilayah penyangga IKN.



Selain itu, mereka juga meminta agar pemerintah mengaku keberadaan mereka secara legal melalui sertifikat tanah yang dihuni masyarakat.

“Kami, warga di sini tidak ingin hanya sebagai penonton dalam proses pembangunan IKN, terutama warga Kecamatan Sepaku, yang mayoritas transmigran bertahun-tahun membuka lahan di sini namun masih tinggal di atas tanah tumpang tindih dengan kawasan hutan,” kata Ridwan Abdul kepada LaNyalla.

Menanggapi hal itu, LaNyalla berjanji akan menyampaikan kepada Presiden Jokowi apa yang menjadi harapan warga di lokasi IKN khususnya, dan masyarakat Kaltim pada umumnya.

Usai menerima aspirasi di lokasi, Senator asal Kaltim Muhammad Idris,  meminta warga mendoakan agar IKN bisa rampung tahun 2024 nanti, dan tongkat estafet dari Presiden Jokowi bisa ditakdirkan ke tangan LaNyalla.

“Mari kita aminkan, semoga kunjungan Pak LaNyalla ke sini, akan menjadi titik awal untuk nanti di tahun 2024 ditakdirkan menjadi pemimpin negeri dan berkantor di Ibukota Baru,” ucap Idris, yang diaminkan warga dan para Senator yang mendampingi.

Dalam kunjungan ke Kaltim, LaNyalla turut didampingi Senator Kaltim, Zainal Arifin, Aji Mirni Mawarni dan Muhammad Idris. Ikut juga mendampingi Senator Djakfar Al Katiri (Sulut), Bustami Zainuddin (Lampung), Wa Ode Rabiah (Sultra), Cherish Harriette (Sulut), Adila Aziz (Jatim), Asyera Wundalero (NTT), Amaliah dan Jyalika Maharani (Sumsel).





Source link

Comment