by

Kementerian ESDM Ungkap Cara Hitung Penetapan Tarif Tenaga Listrik

-Bisnis-31 views


VIVA – Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) Kementerian ESDM, membeberkan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2012 tentang kegiatan usaha penyediaan tenaga listrik dan kaitannya dengan penetapan tarif tenaga listrik untuk konsumen.

Sekretaris Jenderal Ditjen Gatrik Kementerian ESDM, Munir Ahmad, menjelaskan jika aturan itu mengatur bahwa penetapan tarif tenaga listrik untuk konsumen oleh pemerintah harus memperhatikan aspek efisiensi penyediaan tenaga listrik.

“Efisiensi penyediaan tenaga listrik merupakan salah satu komponen parameter yang digunakan dalam perhitungan BPP (biaya pokok penyediaan) maupun kebutuhan subsidi listrik dalam APBN tahun 2021,” kata Munir dalam telekonferensi, Selasa 23 Februari 2021.

Dia menambahkan, besaran biaya pembangkitan dan bahan bakar memiliki komposisi sebesar 72 persen dalam BPP tenaga listrik. Sedangkan untuk biaya jaringan sebesar 11 persen, dan biaya operasi lainnya sebesar 17 persen.

Kebutuhan besaran subsidi listrik dalam APBN 2021 mencapai sebesar Rp53,59 triliun, sebagaimana tertuang dalam Undang-undang No. 9/2020 dan Perpres No. 113/2020 tentang APBN tahun anggaran 2021. 

Source link

Comment