by

Tarif Petikemas di Tanjung Priok Disesuaikan, Ini Kata Asosiasi

-Bisnis-37 views


VIVA – Asosiasi pemilik barang dan pengguna jasa pelabuhan menyepakati penyesuaian tarif Lift on Lift (Lo-Lo) dan penumpukan peti kemas (storage) yang mulai berlaku di Tanjung Priok pada 15 April 2021.

Selain perubahan tarifnya yang menjadi relatif rendah, sejumlah pelabuhan seperti di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya telah menaikkan tarifnya di 2020 Febuari lalu.

Ketua Umum BPP GINSI, Capt Subandi mengatakan, dalam penyesuaian tarif ini Pelindo II telah menghapus biaya cost recovery sebesar Rp75.000/box yang selama ini harus dibayar pemilik barang. Selain itu tarif progresif storage diturunkan maksimal hanya 600 persen, bukan lagi 900 persen.

“GINSI menyetujui penyesuaian tarif itu karena usulan kami terkait penghapusan biasa cost recovery dan tarif progresif  juga dipenuhi oleh Pelindo II. GINSI berharap penyesuaian tarif ini akan meningkatkan investasi dan kualitas layanan kepada pelanggan di Tanjung Priok,” jelas Subandi dikutip dari keterangannya di Jakarta, Rabu 14 April 2021.

Baca juga: Tolak Bawa Kargo Ponsel Vivo, Bos Garuda: Langkah Antisipatif

Sementara itu, Ketua ALFI DKI Jakarta Adil Karim mengungkapkan, asosiasinya turut menandatangani persetujuan penyesuaian tarif Lo-Lo dan Storage Peti Kemas ekspor-impor pada tahun 2019. Kesepakatan itu diteken oleh kepengurusan ALFI lama yang saat itu diketuai oleh Widijanto. 

Source link

Comment